Tugas Akhir » Detail Tugas Akhir
Kinerja Guru Profesional dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di MI Al Fattah Malang
Penulis : Nurdiansyah
Tahun : 2010
Fakultas : Pasca Sarjana
Jurusan : S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah
Pembimbing : 1) M.A dan Djoko Susanto, M.Ed, Ph.D..  2) Prof. Dr. Muhaimin.  
Kata Kunci : Kinerja, Guru Tesertifikasi, Prestasi siswa.

Fungsi dan peran guru dalam era modernis saat ini sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru sebagai salah satu agen pembelajaran di tuntut untuk mampu memberikan pelayanan maksimal untuk para siswa, apalagi dengan adanya program sertifikasi yang saat ini sering diperbincangkan guru diwajibkan untuk terus mengali dan mengoptimalkan kompetensi yang dimilikinya agar para siswa dapat meraih prestasi yang maksimal. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen tepatnya pada bagian kelima Pasal 32 ayat 2, menyatakan bahwa dalam pembinaan dan pengembangan profesi guru, para guru profesional dituntut untuk menguasai empat kompetensi, meliput: (1) Kompetensi Kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia; (2) Kompetensi Pedagogik, merupakan pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya; (3) Kompetensi Profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya; (4) Kompetensi Sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Untuk itu para guru yang sudah tersertifikasi (profesional) wajib meningkatkan kinerja dan potensi yang dimiliki untuk memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kegiatan yang diikuti oleh guru tersertifikasi, (2) upaya-upaya yang dilakukan guru tersertifikasi dalam meningkatkan prestasi siswa, dan (3) Kendala yang dihadapi guru tersertifikasi dalam meningkatkan prestasi siswa.

Adapun Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Lokasi penelitian di MI Al Fattah Malang dengan subjek penelitian para guru yang sudah tersertifikasi sebanyak enam guru. Instrumen penelitian ini menggunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi data guna mendapatkan hasil yang akurat.

Dari hasil kajian ini, peneliti menemukan tiga temuan substantif. Pertama, intensitas kegiatan akademis yang dilakukan guru di MI Al Fattah pra dan pasca sertifikasi terpaut jauh. Sebelum sertifikasi para guru rata-rata mengikuti kegiatan dan pelatihan akademik sekitar 76,5% dari keseluruhan kegiatan guru, namun setelah sertifikasi para guru rata-rata hanya mengikuti 23,5% kegiatan ilmiah. Kesenjangan kegiatan di atas, di identifikasikan karena adanya program sertifikasi guru, sehingga para guru pra sertifikasi terpacu untuk mengikuti berbagai pelatihan dan workshop, guna pengajuan sertifikasi. Namun pasca sertifikasi para guru mengalami penurunan motivasi. Sebagaimana berdasarkan hasil penelitian yang didapat menunjukkan guru aktif dalam kegiatan akademik pasca sertifikasi hanya lima sampai tiga kegiatan atau 23,5 persen.

Kedua, Upaya yang dilakukan madrasah dalam meningkatkan profesional guru adalah dengan: (1) Pembinaan guru dan supervisi guru, (2) Meningkatkan kesejahteraan guru, dan (3) Menjalankan Program Unggulan Madrasah, yaitu: Program E_SEMEL (English for Saince, English Mathematic and English Language) dan Program BAMBAS (Bahasa Arab Matematik dan Bahasa Arab Sains). Dari ketiga upaya tersebut belum semuanya berjalan dengan baik. Hal tersebut terlihat dari pelaksanaan pembinaan dan supervisi yang masih belum terprogram, sehingga terkesan hanya sebatas rutinitas, dan program unggulan madrasah juga belum berjalan maksimal karena belum ada sumber daya manusia yang kompeten khususnya pada program BAMBAS, sehingga MI Al Fattah Malang belum banyak memperoleh prestasi dalam bidang akademik.

Adapun upaya guru tersertifikasi dalam meningkatkan prestasi siswa antara lain: (1) Aktif dalam kegiatan KKG, (2) Melakukan bimbingan kepada siswa, (3) Penguasaan materi dan perencanaan pembelajaran, dan (4) Pengunaan variasi metode pembelajaran. Untuk keaktifan guru dalam KKG dan pengunaan variasi metode pembelajaran di MI Al Fattah sudah terlaksana dengan baik. Namun untuk pelaksanaan bimbingan dan perencanaan pembelajaran perlu perbaikan yaitu dengan (1) penambahan tenaga pengajar bimbingan yang berkualitas, (2) pengadaan pelatihan khusus bagi para guru yang akan dijadikan pembimbing, (3) pemetaan siswa sesuai dengan karakter belajarnya, dan (4) membelajarkan para guru untuk lebih sering melakukan penelitian dan pengembangan pendidikan.

Ketiga, Kendala yang dihadapi guru tersertifikasi dalam meningkatkan prestasi siswa antara lain: (1) Faktor kreatifitas guru, (2) Penguasaan teknologi, (3) Faktor internal dan eksternal siswa, (4) Perbaikan fasilitas perpustakaan, dan (5) Pembentukan iklim belajar madrasah yang masih minim.

Laporkan Error || Halaman Sebelumnya