Tugas Akhir » Detail Tugas Akhir
Kelalaian Tanggung Jawab Suami Sebagai Alasan Gugat Nafkah Madliyah Tanpa Adanya Perceraian di RT.02 RW.02 Kelurahan Bugulkidul Kecamatan Bugulkidul Kota Pasuruan (Studi Kasus)
Penulis : Noni Eka S
Tahun : 2010
Fakultas : Syariah
Jurusan : Ahwal Syakhshiyah
Pembimbing : 1) Dr. Saifullah, S.H., M. Hum.  
Kata Kunci : Kelalaian, Tanggung jawab, madliyah.
Fenomena yang ada di tengah-tengah masyarakat kecil (keluarga) adalah
masalah kelalaian tanggung jawab suami yang meliputi nafkah. Suami yang tidak
mampu menafkahi isteri bisa dianggap berhutang dan isteri berhak menuntut
pengembalian atas nafkah madliyah tersebut.Seorang suami yang tidak memenuhi
kewajibannya dan tidak bisa memberikan nafkah kepada isterinya, maka isteri bisa
meminta memfasakh pernikanhannya tersebut. Fasakh adalah menjadikan pernikahan
seperti tidak ada. Hanya saja perbedaan di sini yaitu suami yang tidak memenuhi
nafkah dan juga melalaikan tanggung jawab, namun tidak memfasakh pernikahannya
dan isteri pun tidak meminta suaminya untuk memfasakh pernikahan atau meminta
cerai kepada suaminya.
Tanggung jawab suami adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang
suami dalam memenuhi semua kebutuhan baik makanan, pakaian dan biaya
pendidikan anak-anak guna tercipta keluarga yang sakinah mawaddah wa rahma.
Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai permasalahan faktor-faktor apa saja
yang menyebabkan suami melalaikan tanggung jawab dalam pemenuhan nafkah
keluarga serta upaya apa saja yang dilakukan isteri dalam memenuhi kebutuhan
keluarga dan juga dampaknya dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kelalaian tanggung
jawab suami meliputi tidak adanya nafkah untuk keluarga serta bagaimana upaya
seorang istri untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama adanya kelalaian tanggung
jawab suami dan dampak apa saja yang ditimbulkan ketika terjadi gugat nafkah
madliyah tanpa adanya perceraian karena kelalaian tanggung jawab suami di RT.02
RW.02 Kelurahan Bugulkidul Kecamatan Bugulkidul Kota Pasuruan.
Data dalam penelitian ini didapat melalui wawancara secara langsung dengan
subjek penelitian yang meminta gugat nafkah madliyah tanpa adanya perceraian.
Adapun data tersebut merupakan sumber data primer, sekunder dan tersier yang
berasal dari dokumentasi. Semua data dijelaskan secara jelas karena jenis penelitian
ini adalah penelitian deskriptif dan terjun langsung ke lokasi penelitian. Dengan
menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, yaitu dengan cara
menggambarkan suatu keadaan atau suatu fenomena dengan kata-kata atau kalimat
yang dipisahkan menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan.
Faktor-faktor yang menyebabkan suami melalaikan tanggung jawab dalam
pemberian nafkah keluarga adalah: suami enggan mencari nafkah, adanya pihak
ketiga di dalam rumah tangga, suami penipu dengan memanipulasi gaji, dan
kurangnya mendapatkan perhatian dari isteri lantaran isteri yang disibukkan dengan
pekejaan. Terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan seorang isteri dalam
memenuhi kebutuhan keluarga selama tidak adanya tanggung jawab suami dalam
pemberian nafkah adalah isteri yang bekerja keras, melapor kepada qadli, mengambil
gaji suami tiap bulan Dampak yang muncul adalah terhadap keluarga (isteri dan
anak-anak) yang berhubungan dengan masyarakat.

Laporkan Error || Halaman Sebelumnya