Tugas Akhir » Detail Tugas Akhir
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Tunarungu di SMPLB-B Yayasan Pendidikan Tunas Bangsa Malang.
Penulis : Khoirul Muawanah
Tahun : 2009
Fakultas : Tarbiyah
Jurusan : Pendidikan Agama Islam
Pembimbing : 1) Drs. Moh. Padil, M.Pd.I .  
Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, PAI, Siswa Tunarungu
Pendidikan merupakan salah satu aspek yang penting untuk
mengembangkan potensi-potensi dasar manusia agar dapat berfikir dan
beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Hal tersebut tidak terkecuali bagi anakanak
yang memiliki kekurangan fisik seperti tunarungu, yang memiliki
kekurangan berupa cacat pendengaran. Pemerintah sebagai pelindung warga
negara juga memberikan kesempatan yang seluas-luasnya agar anak yang
tunarungu dapat mengenyam pendidikan layaknya anak yang normal dengan
menyediakan sekolah khusus yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB). Strategi
pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SLB itulah yang menarik
perhatian penulis sehingga penulis mengadakan penelitian dengan judul Strategi
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Tunarungu di SMPLBTunarungu
Yayasan Pendidikan Tunas Bangsa Malang.
Dalam penelitian ini penulis merumuskan masalah tentang Bagaimana
implementasi pembelajaran pendidikan agama islam bagi anak tunarungu di
SMPLB-Tunarungu yayasan pendidikan tunas bangsa malang dan strategi apa
yang digunakan untuk pembelajaran pendidikan agama islam di SMPLBTunarungu
yayasan pendidikan tunas bangsa malang.
Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan
implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak tunarungu di
sekolah menengah pertama (SMP) Luar Biasa Tunarungu Yayasan Pendidikan
Tunas Bangsa Malang. Dan untuk mendiskripsikan strategi apa yang digunakan
dalam pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak tunarungu di sekolah
menengah pertama (SMP) Luar Biasa Tunarungu Yayasan Pendidikan Tunas
Bangsa Malang.
Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah jenis penelitian
kualitatif deskriptif karena penjabarannya tidak menggunakan angka-angka
(statistik). Sedangkan dalam pengumpulan data, peneliti melakukan wawancara
langsung dengan kepala sekolah SMPLB tunarungu dan guru Pendidikan Agama
Islam (PAI) observasi kelokasi penelitian, serta dokumentasi SMPLB-Tunarungu
Yayasan Pendidikan Tunas Bangsa Malang dan selanjutnya pengambilan
kesimpulan.
Dari hasil penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa strategi
pembelajaran pendidikan agama pada dasarnya sama dengan pelaksanaan
pendidikan di sekolah-sekolah formal pada umumnya. Hal tersebut di buktikan
dengan adanya kegiatan proses belajar mengajar dan adanya intaraksi antara guru
dengan siswa dalam kegiatan belajar mengajar tersebut, yang menjadi perbedaan
hanyalah sarana komunikasi dalam proses belajar mengajarnya menggunakan
bahasa isyarat. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode demonstrasi,
ceramah, tanya jawab dan metode problem solving. Walaupun salah satu metode
yang digunakan adalah metode ceramah, namun guru tetap menggunakan
penjelasan melalui bahasa isyarat, karena penjelasan secara lisan jelas tidak
mungkin untuk dilakukan mengingat kondisi siswa yang tidak bisa mendengar
dan tidak bisa bicara (tunarungu-wicara). Sedangkan strategi yang digunkan di
SMPLB-Tunarungu Malang ini adalah menggunakan strategi PAKEM dan CTL.

Laporkan Error || Halaman Sebelumnya