Tugas Akhir » Detail Tugas Akhir
PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN TANAH WAKAF MASJID(Studi Tanah Wakaf Masjid An-Nikmah di Desa Toyoresmi Kec. Gampengrejo Kab. Kediri).
Penulis : Niam Syahbana
Tahun : 2009
Fakultas : Syariah
Jurusan : Ahwal Syakhshiyah
Pembimbing : 1) H. Isroqunnajah M.Ag .  
Kata Kunci : kewenangan, upaya, pengelolaan, pengembangan, wakaf .
Peran wakaf dalam masyarakat masih banyak yang belum sepenuhnya
berjalan tertib dan efisien sehingga dalam berbagai kasus harta wakaf tidak
terpelihara sebagai mana mestinya. Keadaan demikian disebabkan diantaranya
kelalaian atau ketidakmampuan Nazhir dalam mengelola serta mengembangkan
harta wakaf dan belum memahami status benda wakaf yang seharusnya dilindungi
untuk kesejahteraan umum sesuai dengan tujuan, fungsi dan peruntukan wakaf.
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang apa yang
melatar belakangi munculnya ide pengembangan harta wakaf serta Bagaimana
upaya Nazhir dalam mengelola dan mengembangkan Tanah Wakaf masjid An-
Nikmah Desa Toyoresmi Kec. Gampengrejo Kab. Kediri.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan
pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah bahan primer dan
sekunder yang dihimpun melalui observasi, interview, dokumentasi, kemudian di
analisis dengan teknik deskriptif-analisis, content analisis (analisis isi).
Faktor yang melatarbelakangi adanya upaya pengembangan Masjid
diantaranya, satu-satunya masjid yang ada di Desa Toyoresmi dan hampir rusak
sehingga harus diselamatkan atau dibangun, kemudian adanya bantuan modal
untuk kesejahteraan masjid yang di belikan pekarangan untuk perluasan Masjid
dan bantuan berupa dua tanah wakaf ladang untuk kesejahteraan masjid. Warga
Toyoresmi sendiri juga antusias terhadap pembangunan kembali Masjid,
kemudian dimusyawarahkan dengan warga setempat untuk memperbaiki dan
membangun Masjid, hasil musyawarah diantaranya, Menetapkan swadaya murni
warga setiap panen raya minimal 10 Kg gabah. Hasil pengolahan wakaf ladang
untuk kesejahteraan Masjid dan swadaya masuk ke Mal Masjid untuk bisyaroh
ustadz, Madrasah, TPA tiap bulannya. Untuk masjid dananya dari kas Masjid
kekurangan maka di ambilakan dari tarikan warga sekitar.sebaliknya untuk
madrasah dananya dari swadaya murni. Upaya yang dilakukan pengelola
diantaranya, membeli tanah wakaf berupa pekarangan untuk memperluas Masjid
yang dananya berasal dari urunan warga dan kekurangannya diambilkan dari kas
masjid, untuk pengelolaan tanah wakaf ladang yang dikelola oleh nazhir dan
hasilnya ditujukan untuk kesejahteraan Masjid dananya dari kas Masjid.
Yang terpenting dalam mengelola harta wakaf adalah memperhatikan akad
yang disebutkan oleh wakif, dengan tidak mengesampingkan pendapat para
ulama’ serta perundang undangan yang berlaku, dan juga peran masyarakat
sekitar, juga nazhir yang mampu memegang amanat sebagaimana seorang nazhir

Laporkan Error || Halaman Sebelumnya